Menikmati hari ini, mengenal orang orang hari ini, mengingatkanku pada memoriku ( sekali lagi ke timor). Satu hal lagi yang tiba tiba melintasi di ruang gerakku adalah tipe kepemimpinan yang lewat dalam hidupku.
Aku sangat belajar dari cara orang orang tersebut. Sampai sekarang aku terinspirasi dari bagaimana mereka mengambil keputusan, bagaimana mereka bermasyarakat, bagaimana mereka mengatur waktu, kesederhanaan mereka dan bagaimana mereka secara nyata memperhatikan orang yang mungkin nasibnya gak sebaik dia. Dan yang lebih penting caranya dekat dengan DIA

Aku belajar bekerja dengan hati dari mereka.
Biarpun mereka orang orang tertinggi di organisasi itu, tapi dia mau duduk bersila dengan tukang bakso dan berada di tengah sekumpulan kakek kakek yang udah tujuh hari tidak mandi, dan mulut penuh dengan sirih pinang. Dia sangat sederhana, menghargai dan menjunjung nilai kemanusiaan.
Biarpun mereka orang orang tertinggi di organisasi itu, tapi dia mau duduk bersila dengan tukang bakso dan berada di tengah sekumpulan kakek kakek yang udah tujuh hari tidak mandi, dan mulut penuh dengan sirih pinang. Dia sangat sederhana, menghargai dan menjunjung nilai kemanusiaan.
Saat begini, aku sangat merindukan orang orang berwibawa seperti mereka. Mereka benar benar membuat aku sadar, berfikir diluar apa yang kupikirkan . Setiap kata yang mereka keluarkan , selalu bisa membuat aku merasakan bahwa aku bekerja untuk membantu orang yang kurang beruntung. Sangat bijaksana.
Salah satu kekurangannya adalah kesempurnaannya sebagai orang program dan pemimpin. Kadang itulah hal yang membuat dia terjebak dengan penilaiannya ttg orang.
Hidup berjalan, aku menjalani sesuatu yang baru disini. Tapi aku belum menemukan pemimpin yang bekerja dengan hati. Kok bisa ya, seperti itu .....Aku merindukan pemimpin pemimpinku dulu
yachh..pembelajaran buatku..mungkin jika kelak aku jadi pemimpin aku tau jalan mana yang akan kupilih buat jadi pemimpin yang baik.
Nuk ka komente:
Posto një koment