e diel, 19 gusht 2007

gunung kidul

Hidup itu perjalanan yang didalamnya berisi tanggung jawab, doa dan kenikmatan hidup serta dosa dosa lainnya. Akhirnya aku dan beberapa makhluk aneh yang disebut teman ( aku, tita, ibeng, evi, benet, pak sas, mas say, pak tanto and sweet family ) menghabiskan weekend dengan cumbu rayu pada lekat dan lengketnya angin pantai yang membuat rambutku jadi kusam, kulitku jadi kering . Sudah lama pula lidahku yang kering ini tidak merasakan asinnya air pantai yang bercampur air seni dan keringat dari orang orang yang mandi dan yang pasti matahari dengan bahagia menjilat jilat kulitku membuatnya sedikit berwarna tropis. Hanya terima kasih yang teramat sangat pada Tuhan sang pencipta segala yang indah itu, kami, waktu, kebersamaan, makian, harapan, ikan goreng, sambal pedas, sleeping bag, api unggun dan ratusan bintang yang beberapa diantaranya jatuh ( pertama kalinya aku lihat ).

Nuk ka komente: