Betul kata munir, pernikahan itu bukan bagian dari perencanaan hidup. perkawinan atau pernikahan itu bagian satu yang tidak lepas dari hidup itu sendiri. Biarkan dia mengalir seperti air, kita tidak pernah tahu. Kata gandhi tentang cinta : "kalau orang mesih berhasil menulis lewathuruf hiroglif, maka cinta akan menulis dalam pilihan ruang kebenaran yangtidak terjamah". Nah jadi cinta dan perkawinan itu bukan soal fisik (jamah) tapi kebenaran dalam kejujuran menemukan kesesuaian.
Menjawab pertanyaan banyak orang tentang kapan kawin D? jangan terlalu pilih pilih, jangan terlalu lama, jangan..jangan.. jangan.....arghl.....
Tau kah mereka mungkin bagi orang orang seperti aku bisa menjawabnya dengan senyum senyum pahit ketika ditanya tentang itu, bukan karena aku tertekan dengan keadaan dimana aku belum memutuskan untuk memilih satu untuk dinikahi. Tapi buat aku ditanya dan dinasehati seperti itu oleh orang orang yang sok tahu itu membuat aku merasa mereka tidak tahu arti hidup.
Menurutku mereka berdosa (huahahhaha). Apakah aku berdiam diri selama ini, sambil menunggu jodohku datang? Apakah aku tidak peduli pada sesama ku ketika aku menunggu jodohku datang? Apakah mereka tahu aku berkarya?
eh, kok jadi emosi gini ya... tapi sudahlah. Toh aku tidak bisa enjelaskan pada semua orang tentang arti pernikahan dan hidup yang kupahami berbeda dengan mereka.
Aku bersyukur dan menikmati hidupku sekali. Harusnya mereka paham.
e martë, 1 janar 2008
Abonohu te:
Posto komente (Atom)
Nuk ka komente:
Posto një koment