Yogya.? ayo, mau naik apa? waktu itu sekitar sepuluh tahunan yang lalu lebih. Kebetulan sobat punya pacar yang tinggal di jogja ( yang akhirnya sekarang jadi suaminya). Perjalanan mengantar sobat ke jogja, bagaimana tepatnya aku sudah lupa, waktu itu aku berdoa dalam hati :"Tuhan aku ingin tinggal di kota ini suatu hari nanti"...
Selepas lulus SMU, aku lupa dengan keinginanku waktu itu, meneruskan kuliah di my lovely hometown. Waktu itu aku sempat dekat dengan "teman" yang kuliah di yogya, mungkin hampir sebulan sekali aku ke jogja waktu itu... tapi hanya berlangsung sebentar.
Dannnn .............Hampir dua tahun lalu, aku kembali ke jogja.... menemukan sebuah doa yang dijawabNYA.. doa sepuluh tahun yang lalu... Semua memang ada waktunya batinku!
Siapa yang menyangka setelah aku lupa doa itu, setelah aku menjauh dan mendekat..kini aku di jogja untuk lebih dari 15 bulan.
Kini saatnya aku meninggalkan yogya, berjuta kenangan dan kenyamanan yang ditawarkan kota ini. Aku mencintai kota ini, aku menyukai kesederhanaan nya, aku menyukai ke angkuhan kaum intelektualnya, aku menyukai makanan murahnya, aku menyukai kemudahan aksesibilatasnya, aku menyukai buku buku dan film film nya, aku menyukai deg deg an karena gempa gempa kecilnya dulu, aku menyukai pemusik2nya, aku menyukai jalan kakinya, aku menyukai teman2 nya, aku menikmati kisah cinta yang tidak pernah kuukir disini, aku menyukai semuanya termasuk bis patas atau joglosemar yang membawa aku untuk selalu pulang rumah.
Aku menyukai ketegangann waktu pertama kali datang disini, aku menyukai rekan kerja yang gila dan asik, aku menyukai pusingnya aku pada saat kerja, aku menyukai semua masyarakat daerah kerja, aku menyukai tak bisa tidurnya aku pada saat kerja, aku menyukai rasa bangga dalam hatiku saat semua selesai, aku menyukai segalanya.
Ahh..apa yang bisa ku ceritakan lagi disini, selain terima kasih Tuhan, doa doa kecil itu kau jawab..
e martë, 24 qershor 2008
Abonohu te:
Posto komente (Atom)
Nuk ka komente:
Posto një koment